Wednesday, May 27, 2015

Berita bola : Yang Menarik di Akhir Liga Inggris

Berita bola : Yang Menarik di Akhir Liga Inggris

Silahkan mampir juga ke situs cara cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi Yang Menarik di Akhir Liga Inggris
Liga Primer Inggris musim 2014/2015 telah berakhir dengan Chelsea sebagai juaranya. Mereka memastikan titel kelimanya itu di pekan ke-35.

Selain soal Chelsea, Liga Inggris juga harus mengeliminasi tiga kesebelasan terbawah ke divisi Championship: Hull City, Queens Park Rangers, dan Burnley. Sebagai pengganti mereka di musim depan adalah Bournemouth selaku juara Championship, Watford sang runner-up, dan Norwich City yang memenangkan final play-off promosi.

Untuk Bournemouth, tampil di Premier League musim depan akan menjadi penampilan perdananya. Keberhasilan mereka tidak lepas dari andil Eddie Howe, yang sejak 2008/2009 menukangi kesebelasan tersebut mulai dari Football League Two atau divisi level keempat di sepakbola Inggris.

Untuk kategori pemain, nama Angel Di Maria menjadi pemain termahal musim ini setelah MU mengeluarkan kocek 59,7 juta poundsterling untuk mendatangkannya dari Real madrid. Angka itu memecahkan rekor kepindahan Fernando Torres dari Liverpool ke Chelsea tahun 2011, yang kala itu senilai 50 juta poundsterling.

Gareth Barry menjadi pemain pertama yang mengoleksi 100 kartu kuning di Premier League. Setelah ini menerima kartu kuning ketika menghadapi Stoke City pada laga boxing day. Catatan itu melampaui raihan Lee Bowyer dan Kevin Davies. Hingga musim selesai, raihan kartu kuning Barry bertambah menjadi 105 kartu kuning sepanjang karirnya di Liga Primer.

Perspektif pemain belakang sekadar menjaga pertahanan di era sepakbola modern kali ini sudah tidak berlaku lagi. Dengan menonjolnya fungsi full-back dalam membantu serangan telah memberi ruang untuk para pemain belakang berkontribusi atas terjadinya gol.

Hal ini terjadi pada Leighton Baines. Ia menyelesaikan musim ini dengan catatan 46 assist dari semua penampilannya di Liga Primer Inggris. Baines kini menjadi pemain belakang yang paling banyak membuat assist di era Liga Primer. Ia berada dua angka di atas Graeme Le Saux, sekaligus mengalahkan Gary Neville (35 kali), Ashley Cole (31) dan John Arne Riise (30).

Untuk pemain belakang lainnya ada John Terry yang menjadi pemain belakang tersubur di era Liga primer. Satu gol yang dicetaknya saat melawan Liverpool, menambah koleksi golnya menjadi 39 selama karirnya di Liga. Ia pun seperti melengkapi catatan Baines untuk mempertegas perspektif pemain belakang yang bisa juga andil dalam mencetak gol.

Selain kisah pemain belakang, ada sebuah kisah pilu di kubu Liverpool. Sang kapten, Steven Gerrard mencatatkan diri sebagai peraih kartu merah tercepat di Premier League musim 2014/2015. Gerrard harus diusir dari lapangan ketika baru memulai pertandingan di babak kedua saat menghadapi Manchester United. ia diusir dalam waktu 43 detik setelah menjegal Ander Herrera.

Dan winger Southampton, Sadio Mane, menjadi penutup dari catatan di Premier League. Ia memecahkan rekor hat-trick tercepat di pentas Liga Primer Inggris saat menghadapi Aston Villa di St. Mary's. Pemain asal Senegal ini mencetak hat-trick hanya dalam waktu 2 menit dan 56 detik. Ia mencetak trigol dari menit ke-13 hingga 16 saat Southampton mengalahkan Aston Villa 6-1 pada 16 Mei 2015.
sumber berita Yang Menarik di Akhir Liga Inggris : detik.com

Berita bola : Wenger Enggan Tanggapi Pidato Sindiran Mourinho

Berita bola : Wenger Enggan Tanggapi Pidato Sindiran Mourinho

Silahkan mampir juga ke situs cara cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi Wenger Enggan Tanggapi Pidato Sindiran Mourinho
London - Jose Mourinho belum lama ini 'menyerang' tim-tim rival Chelsea di Premier League lewat sebuah pidato yang berisi sindiran. Soal hal itu, Arsene Wenger menolak untuk menanggapinya.

Mourinho melakukan hal tersebut dalam acara malam penghargaan Chelsea di London, Selasa (26/5/2015) lalu. Dalam pidatonya itu, Mourinho menyindir satu per satu rival Chelsea di Premier League. Arsenal menjadi salah satunya.

"Mereka mencetak gol, mereka juga kebobolan. Mereka fantastis. Mereka mencetak gol-gol yang benar-benar indah, mereka juga kebobolan beberapa gol dan mereka hampir ada di sana," ujar Mourinho saat mengomentari 'sebuah tim yang memakai seragam merah dengan lengan warna putih'.

"Tapi mereka minta FIFA agar bermain hanya di antara Januari dan April. Dan mereka diberi tahu 'tidak mungkin, tidak mungkin'. Anda harus bermain antara Agustus dan Mei, jadi mereka tidak bisa jadi juara," lanjut manajer asal Portugal itu.

Perihal pidato Mourinho itu pun kemudian ditanyakan kepada Wenger dalam konferensi pers jelang final Piala FA, Rabu (27/5/2015). Tapi manajer Arsenal itu menolak untuk menanggapinya. Dia mengaku tak tertarik dengan pidato Mourinho itu.

"Lupakan saja pidatonya dan bicarakan hal lain. Saya tidak tertarik dengan pidatonya," ucap Wenger saat ditanya soal pidato Mourinho itu seperti dikutip Telegraph.

"Saya tidak mendengarkan perkataan orang. Saya mendengarkan pertanyaan yang diajukan, tapi ketika saya tidak mau menjawab, saya tidak mau," katanya menegaskan.

Rivalitas antara Wenger dan Mourinho memang selalu panas. Musim ini, keduanya sempat menjadi sorotan saat terlibat aksi saling dorong di pinggir lapangan kala Chelsea dan Arsenal berduel di Stamford Bridge.

Kedua manajer top itu terlibat insiden kala Wenger yang tak puas dengan aksi tekel keras Gary Cahill kepada Alexis Sanchez sampai keluar dari daerahnya untuk memprotes kepada wasit. Namun aksi Wenger itu keburu dihalangi Mourinho yang juga bangkit dari bangkunya dan terjadilah aksi saling dorong di antara keduanya. Wasit Martin Atkinson kemudian harus melerai keduanya.
sumber berita Wenger Enggan Tanggapi Pidato Sindiran Mourinho : detik.com

Berita bola : Perez, Ancelotti, dan Bagaimana Rasanya Disia-siakan

Berita bola : Perez, Ancelotti, dan Bagaimana Rasanya Disia-siakan

Silahkan mampir juga ke situs cara cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi Perez, Ancelotti, dan Bagaimana Rasanya Disia-siakan
Xabi Alonso kian dikaitkan dengan Claude Makelele. Bukan karena menempati posisi yang sama, tapi karena keduanya saling terkait dalam jalinan nasib. Makelele dan Alonso tersisih dari skuat mahal Real Madrid karena dampak yang mereka berikan dianggap tidak seberapa.

Kepergian keduanya ternyata memberikan goncangan yang besarnya hampir sama. El Real tangguh dalam menyerang, tapi seringkali kewalahan kala bertahan. Tidak ada sosok yang menanggung beban sebagai penyalur lini tengah dan belakang. Keduanya baru dirindukan setelah pergi dan menghilang dalam dekapan orang.

Manajemen Real Madrid pun disalahkan. Mereka dianggap tidak mampu menjaga pemain jangkar yang membuat mereka goyah dalam badai tekanan. Atau dalam kata lain, Alonso dan Makelele telah disia-siakan.

Kenyataannya, manajemen seperti tak pernah jera “menyia-nyiakan”. Senin (25/6) lalu, giliran Carlo Ancelotti yang mesti menepi. Tak ada negosiasi tanpa prestasi.

Hadiah Mewah Nan Istimewa

Ancelotti mengisi pos yang ditinggal Jose Mourinho pada musim 2013/2014. Ia dianggap sebagai pelatih yang tepat karena berperan sebagai katalis permainan Madrid yang masih terpengaruh gaya bermain Mourinho.

Baru dua bulan berkantor di Madrid, Ancelotti mendapat hadiah istimewa dari manajemen. Bentuknya bukan kenaikan gaji atau mobil mewah, melainkan sebuah investasi. Nilainya teramat besar dan membuatnya menjadi yang termahal di dunia: Gareth Bale.

Manajemen jelas memanjakan Ancelotti. Kedua sisi serangan Madrid dihuni oleh para pemain termahal dunia. Keduanya bernilai lebih dari 170 juta pounds.

Lalu, di musim keduanya, pihak manajemen mendatangkan dua bintang Piala Dunia 2014: Toni Kroos dan James Rodriguez. Nilai transfer keduanya mencapai 70 juta pounds jika digabungkan. Barangkali ini menjadi “kado” bagi Ancelotti yang membawa Madrid meraih gelar ke-10 di Liga Champions. Ancelotti diberikan hadiah para pemain terbaik di semua lini.

Ada kelakar, kehadiran Kroos dan Rodriguez bukan tidak mungkin membangkitkan kembali formasi MW: Kroos dan Rodriguez ditempatkan sebagai inside forward, sedangkan Ronaldo dan Bale sebagai kiri dan kanan luar.
sumber berita Perez, Ancelotti, dan Bagaimana Rasanya Disia-siakan : detik.com

Berita bola : Dnipro Sesali Kesalahan Pertahanannya

Berita bola : Dnipro Sesali Kesalahan Pertahanannya

Silahkan mampir juga ke situs cara cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi Dnipro Sesali Kesalahan Pertahanannya
Warsawa - Dnipro Dnipropetrovsk gagal menjuarai Liga Europa usai kalah 2-3 dari Sevilla. Dnipro mengakui mereka melakukan kesalahan yang dimanfaatkan dengan baik oleh sang lawan.

Di stadion Narodowy, Warsawa, Kamis (28/5/2015) dinihari WIB, Dnipro dan Sevilla bertarung ketat. Empat gol tercipta di babak pertama di mana masing-masing tim mencetak dua.

Dnipro lebih dahulu unggul lewat sundulan Nicola Kalinic di menit ke-7. Namun Sevilla berbalik unggul melalui sepakan Gzegorz Krychowiak di menit ke-28 dan gol pertama Carlos Bacca pada menit ke-31.

Akan tetapi sebelum jeda pertandingan, tendangan bebas Ruslan Rotan membawa Dnipro kembali menyamakan skor. Sevilla lantas keluar sebagai pemenang setelah mencetak gol terakhir di partai ini melalui gol kedua Bacca di menit ke-73.

Secara statistik, Dnipro tertinggal dalam penguasaan bola dengan 38%-62%. Tapi soal ancaman kedua tim relatif seimbang. Dnipro punya empat tembakan tepat sasaran dari 12 upaya, sementara Sevilla mencatatkan lima tendangan on target dari 18 percobaan.

Soal kekalahan ini, Dnipro mengakui melakukan kesalahan yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Sevilla. Utamanya pada dua gol terakhir Sevilla yang dicetak Bacca.

Di gol pertama Bacca, Dnipro gagal menjaga pergerakan pemain asal Kolombia itu. Bacca lolos dari jebakan offside dan menerima umpan terobosan untuk kemudian berhadapan satu lawan satu dengan kiper.Next

sumber berita Dnipro Sesali Kesalahan Pertahanannya : detik.com

Berita bola : Sevilla Juara, Spanyol Samai Italia

Berita bola : Sevilla Juara, Spanyol Samai Italia

Silahkan mampir juga ke situs cara cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi Sevilla Juara, Spanyol Samai Italia
Warsawa - Keberhasilan Sevilla menjadi juara Liga Europa musim ini membuat tim-tim dari Spanyol jadi tim yang paling sering menjuarai kompetisi tersebut. Tim-tim Spanyol pun menyamai koleksi gelar tim-tim Italia.

Bagi Sevilla, gelar pada musim ini merupakan gelar keempat mereka di ajang Piala UEFA/Liga Europa. Sebelumnya, Los Rojiblancos berjaya pada musim 2005/2006, 2006/2007, dan 2013/2014.

Selain Sevilla, tim-tim Spanyol yang pernah menjuarai Piala UEFA/Liga Europa adalah Atletico Madrid (dua kali), Real Madrid (dua kali), dan Valencia. Tim-tim Spanyol pun mengoleksi sembilan gelar di kompetisi ini.

Spanyol kini menyamai Italia sebagai peraih gelar terbanyak di Piala UEFA/Liga Europa. Italia punya sembilan gelar melalui Juventus (tiga kali), Inter Milan (tiga kali), Parma (dua kali), dan Napoli.

Di bawah Italia dan Spanyol ada Inggris yang punya tujuh gelar, Jerman enam gelar, dan Belanda empat gelar. Portugal, Swedia, dan Rusia masing-masing punya dua gelar.

sumber berita Sevilla Juara, Spanyol Samai Italia : detik.com

Berita bola : Sevilla Berhasil Juara karena Bermain Sabar

Berita bola : Sevilla Berhasil Juara karena Bermain Sabar

Silahkan mampir juga ke situs cara cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi Sevilla Berhasil Juara karena Bermain Sabar
Warsawa - Sevilla sukses memenangi ajang Liga Europa musim ini. Los Rojoblancos memetik kesuksesan itu karena bisa bermain sabar saar bermain sabar melawan Dnipro Dnipropetrovsk.

Dalam pertandingan di Stadion Narodowy, Warsawa, Kamis (28/5/2015) dinihar WIB, Sevilla memastikan gelar juara keempat Liga Europa usai menang 3-2 atas Dnipro.

Kemenangan atas wakil Ukraina itu tak didapat oleh Sevilla dengan mudah. Mereka tertinggal lebih dulu akibat gol sundulan Nikola Kalinic pada menit ketujuh, lalu berbalik unggul lewat Grzegorz Krychowiak dan Carlos Bacca.

Paruh pertama laga ditutup dengan skor imbang 2-2 setelah Dnipro bisa mencetak gol lewat Ruslan Rotan. Sevilla memastikan kemenangan setelah Bacca mencetak gol kedua pada menit 73.

Soccernet mencatat bahwa Sevilla unggul jauh dalam penguasaan bola. Mereka membukukan 62 persen ball possession.

Memang Dnipro mengandalkan serangan balik saat meladeni Sevilla di laga final kasta kedua kompetisi antarklub Eropa itu. Oleh karena itu, pelatih Sevilla Unai Emery mengaku bahwa kesabaran membongkar pertahanan Dnipro menjadi kunci meraih kemenangan.

"Kami semua sangat menginginkan kompetisi ini, seluruh Sevilla menginginkannya. Ada banyak laga final sebelumnya, ini merupakan yang terbaru, melawan tim yang mengandalkan fisik dan kuat. Kebahagiaan yang membuat pekerjaan sesuai," kata Emery seperti di lansir oleh As.

"Kami sudah berkompetisi dengan banyak kesulitan. Kami harus bekerja apakah laga itu berpihak atau bertentangan dengan kami."

"Di pertengahan babak, kami berbincang dan kami harus tenang karena kami diminta untuk bertanding menyerang dan bertahan. Grup ini layak mendapatkannya," imbuhnya.


sumber berita Sevilla Berhasil Juara karena Bermain Sabar : detik.com

Berita bola : Romario Sudah Lama Curigai Eks Presiden CBF Bermasalah di FIFA

Berita bola : Romario Sudah Lama Curigai Eks Presiden CBF Bermasalah di FIFA

Silahkan mampir juga ke situs cara cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi Romario Sudah Lama Curigai Eks Presiden CBF Bermasalah di FIFA
Rio de Janeiro - Eks presiden federasi sepakbola Brasil, CBF, Jose Maria Marin termasuk dalam daftar petinggi FIFA yang dicokok oleh FBI. Eks pemain tim nasional Brasil Romario sudah lama menduga Marin bermasalah.

Di Zurich, Rabu (27/5/2015) pagi waktu setempat, sebanyak tujuh petinggi FIFA ditangkap karena diduga teribat kasus korupsi. Tak main-main, dana yang diselewengkan disebut lebih dari 100 juta dollar AS.

Dugaan kasusnya berkaitan dengan penggelapan pajak, penyalahgunaan wewenang, pengaturan bidding tuan rumah Piala Dunia, sampai penyelewengan hak siar pertandingan dalam 20 tahun terakhir.

Romario pun menyebut bahwa FIFA merupakan sarang tikus karena banyak masalah yang menyelimuti federasi sepakbola dunia itu.

"Pemerintah Swiss hari ini melakukan operasi di sarang tikus dan menangkap beberapa otoritas sepakbola internasional," kata Romario di laman akun Facebook pribadinya yang dilansir Marca.

"Banyak penjahat dan pencuri yang merugikan sepakola sudah ditahan, termasuk satu yang terbesar dari negara kita, Jose Maria Marin (mantan presiden CBF, fedeasi sepakbola Brasil). Dia satu dari tikus yang sudah saya adukan sejak lama."

"Dia merupakan salah satu orang yang bersama dengan presiden Brasil Dilma Roussef, menerima kepala negara di tengah penyelenggaraan Piala Dunia (di Brasil tahun lalu). Sialnya, penangkapan itu tak dilakukan kepolisian kami. Tapi, seseorang harus melakukannya suatu saat nanti," tambahnya.
Marin sendiri merupakan anggota komite organisasi FIFA. Dia bertugas untuk turnamen sepakbola di Olimpiade.

sumber berita Romario Sudah Lama Curigai Eks Presiden CBF Bermasalah di FIFA : detik.com