Monday, March 30, 2015

Berita bola : Mengingat Jejak Brian Clough di Nottingham Forest

Berita bola : Mengingat Jejak Brian Clough di Nottingham Forest

sumber berita Mengingat Jejak Brian Clough di Nottingham Forest : detik.com
"Aku tak hanya ingin sekadar berada di divisi yang sama dengan Arsenal, Liverpool dan Arsenal. Aku akan melangkahi semuanya," Brian CloughNottingham Forest.

Bicara soal melawan kemustahilan untuk menjadi berjaya, Nottingham Forest punya kisahnya. Klub yang mengantongi dua gelar di kompetisi Eropa ini tak melakukannya dengan mudah.

Sebelum tahun 1976, atau tepatnya sebelum kedatangan seorang Brian Clough dan tangan kanannya Peter Taylor, kesebelasan asal Notinghamshire Inggris, daerah Midlans Timur Inggris yang berbatasan dengan Yorkshire Selatan di Utara Barat tersebut memang tak pernah membayangkan bisa mengalami masa-masa ketika mereka dikenal sebagai jawara Britania.

Selama 13 tahun sebelum 1975, kesebelasan yang bermarkas di City Ground ini berkutat di divisi dua. Untuk hadiah natal saja, mereka dikalahkan rivalnya Notts County dengan skor 2-0. Kondisi internal pun berantakan dengan bakal dilegonya pemain-pemain bintang seperti Tony Woodcock, Martin O'Neill juga John Robertson.

Akan tetapi semua berubah ketika Clough datang pada 6 Januari 1975 dan kemudian disusul oleh Peter Taylor setahun selanjutnya.

Atas tangan dingin keduanya, Nottingham berhasil menjuarai First Division 1977/1978 dan dilengkapi sepasang piala European Cup (nama lama Piala/Liga Champions) 1979 dan 1980. Jumlah yang sama diraih pada League Cup 1978 dan 1979 serta dua gelar lainnya, masing-masing European Super Cup, juga FA Charity Shield 1978.

Si Ceplas Ceplos Brian Clough, Sekaligus Motivator yang Baik

Clough datang ke City Ground, markas Nottingham, dengan membawa cerita beragam. Ia pernah meloloskan Derby County ke puncak piramida kompetisi dengan menjadi juara Divisi Kedua, lalu menjadi juara Divisi Pertama pada 1971/1972.

Akan tetapi, keisengannya mengundurkan diri berujung keributan dengan pihak direksi Derby. Sempat mengasuh Brighton & Hove Albion selama satu musim, Clough pun lalu minggat karena karena merasa tidak senyaman rumahnya di Derbyshire.

Dari kota pesisir pantai tersebut Clough kemudian ditawari untuk menangani salah satu tim terbesar di Inggris saat itu, Leeds United. Ia dianggap mampu untuk meneruskan kesuksesan Don Revie, manajer sebelumnya yang menjadikan Leeds raksasa.
Silahkan mampir ke situs cara biar cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi Mengingat Jejak Brian Clough di Nottingham Forest

Berita bola : 'Lima Pemain Baru Bakal Bawa Inter Ikut Persaingan Scudetto'

Berita bola : 'Lima Pemain Baru Bakal Bawa Inter Ikut Persaingan Scudetto'

sumber berita 'Lima Pemain Baru Bakal Bawa Inter Ikut Persaingan Scudetto' : detik.com
Milan - Inter Milan terus mengumbar keyakinan akan ikut persaingan Scudetto musim depan. Nerazzurri yakin lima pemain baru di musim panas bakal cukup untuk jadi suntikan 'bahan bakar'.

Sebelumnya, pelatih Inter Roberto Mancini mengungkapkan tekadnya untuk membawa tim bersaing memperebutkan titel musim depan. Nada serupa diungkapkan gelandang Marcelo Brozovic.

Meski musim ini masih kesulitan di Serie A dengan tercecer ke urutan 10, Brozovic optimistis Inter bisa bersaing di papan atas sejak awal musim depan. Namun dia juga menegaskan perlunya mendatangkan sejumlah pemain baru.

"Saya yakin, saya tidak punya keraguan. Dengan lima pemain baru, kami akan siap untuk bertarung dengan tim-tim terbaik untuk memburu titel," kata Brozovic kepada Gazzetta dello Sport dikutip Football Italia.

"Kami akan ada di posisi itu pada awal musim dan sejajar dengan mereka yang bertarung untuk Scudetto dan posisi Liga Champions," tambahnya.

Bagaimanapun Inter masih harus berjuang menyelesaikan musim ini. Mancini sebelumnya menyeru kepada anak asuhnya untuk terus berusaha mengincar kelolosan ke Liga Europa musim depan.

Mengoleksi nilai 37 dari 28 pekan, Inter saat ini berjarak 10 angka dari Napoli di posisi lima yang meruapakan batas zona Eropa. Sejauh ini performa mereka masih baik turun, menang sembilan kali dan kalah dengan jumlah yang sama.

Brozovic menyebut timnya seringkali tak dinaungi keberuntungan, meski juga mengakui masih kerap melakukan kesalahan.

"Tahun ini sudah jadi tahun di mana nasib sudah terlalu sering membelakangi kami. Kami hanya perlu bekerja lebih keras untuk menghindari kesalahan-kesalahan tertentu. Cepat atau lambat keberuntungan akan berubah di rangkaian laga akhir musim," tandasnya.
Silahkan mampir ke situs cara biar cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi 'Lima Pemain Baru Bakal Bawa Inter Ikut Persaingan Scudetto'

Berita bola : Dunga Tak Sepakat Kalau Neto ke Juve

Berita bola : Dunga Tak Sepakat Kalau Neto ke Juve

sumber berita Dunga Tak Sepakat Kalau Neto ke Juve : detik.com
Turin - Kiper Fiorentina Norberto Neto kencang diberitakan bakal bergabung ke Juventus di akhir musim. Untuk satu hal ini, pelatih tim nasional Brasil Carlos Dunga menyatakan tak sepakat.

Neto hampir dipastikan meninggalkan Fiorentina pada akhir musim ini karena kontraknya habis. Kiper 25 tahun itu memang tak berniat memperpanjang kontraknya, yang sempat membuatnya bermasalah dengan manajemen La Viola.

Neto kabarnya ingin naik level dan bermain di Liga Champions. Sesuatu yang dirasa belum bisa diwujudkan Fiorentina dalam waktu dekat.

Sejumlah klub disebut-sebut sudah memantau situasi Neto. Liverpool dan Juventus sejauh paling santer dibicarakan, dengan nama terakhir diyakini punya keunggulan tersendiri. Pindah ke Juve jelas tak mengharuskan Neto beradaptasi dengan kultur dan gaya permainan baru.

Namun demikian, Neto kemungkinan besar bakal lebih banyak duduk di bangku cadangan andai memutuskan bergabung dengan Bianconeri. Oleh sebab inilah, Dunga menyatakan tak sepakat.

"Neto telah menunjukkan sikap yang hebat untuk kembali ke tim (Fiorentina) setelah kontroversi kontraknya. Pemain bagus selalu bereaksi dengan baik," ujar Dunga kepada Gazzetta dello Sport.

"Akankah dia pergi ke Juve? Seorang kiper muda menantang Buffon tampaknya bukan sebuah ide bagus. Saya tak bisa membayangkan Gigi di bangku cadangan dan Neto di tempatnya."

"Buffon masih lapar. Sementara seorang pemain muda harus bermain, bukan menunggu," demikian pelatih 51 tahun ini seperti dilansir Football Italia.

Neto sendiri sejauh ini masih memperkuat timnas U-23 Brasil. Sebelumnya dia sempat dipanggil timnas senior, namun belum mendapatkan kesempatan bermain.
Silahkan mampir ke situs cara biar cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi Dunga Tak Sepakat Kalau Neto ke Juve

Berita bola : Panpel Siapkan 30 Ribu Tiket untuk Laga Timnas U-23 Lawan Korsel

Berita bola : Panpel Siapkan 30 Ribu Tiket untuk Laga Timnas U-23 Lawan Korsel

sumber berita Panpel Siapkan 30 Ribu Tiket untuk Laga Timnas U-23 Lawan Korsel : detik.com
Jakarta - Panitia pertandingan tim nasional Indonesia U-23 menyiapkan 30 ribu tiket untuk laga melawan Korea Selatan. Tiket termurah lanjutan kualifikasi Piala Asia 2016 itu dibanderol seharga Rp 50 ribu.

Dalam dua pertandingan yang sudah dilakoni oleh timnas U-23, yakni saat menghadapi Timor Leste dan Brunei Darussalam, ribuan penonton menyaksikan langsung ke Stadion Utama Gelora Bung Karno. Namun, jumlah tersebut belum cukup untuk meramaikan GBK.

Saat 'Garuda Muda' menang atas Timor Leste ada sekitar 3.000 penonton, sementara kemenangan atas Brunei Darussalam "hanya" disaksikan sekitar 6.000 pasang mata.

Menjelang pertandingan timnas U-23 melawan Korsel, Selasa (31/3/2015) besok pukul 15.30 WIB, asisten pelatih timnas U-23, M. Zein Al Hadad berharap stadion bisa dipenuhi suporter.

Direktur Bidang Marketing PSSI, Edy Prasetyo, mengungkapkan bahwa ada 30 ribu tiket disediakan untuk laga melawan Korsel. Mengenai minimnya penonton, dia juga menyebutkan kendala untuk promosi melalui baliho atau spanduk.

"Untuk pertandingan melawan Korsel kami menyiapkan 30 ribu tiket. Harga tiket termurah Rp 50 ribu, yang termahal Rp 250 ribu," ungkap Edy saat dihubungi oleh detikSport.

"Promosi lewat sepanduk tidak bisa kami lakukan. Sebabnya, waktu itu venue untuk pertandingan masih belum jelas," ungkapnya.Next

Silahkan mampir ke situs cara biar cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi Panpel Siapkan 30 Ribu Tiket untuk Laga Timnas U-23 Lawan Korsel

Berita bola : Panpel Siapkan 30 Ribu Tiket untuk Laga Timnas U-23 Lawan Korsel

Berita bola : Panpel Siapkan 30 Ribu Tiket untuk Laga Timnas U-23 Lawan Korsel

sumber berita Panpel Siapkan 30 Ribu Tiket untuk Laga Timnas U-23 Lawan Korsel : detik.com Silahkan mampir ke situs cara biar cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi Panpel Siapkan 30 Ribu Tiket untuk Laga Timnas U-23 Lawan Korsel

Berita bola : Park, Park, Wherever You May be....

Berita bola : Park, Park, Wherever You May be....

sumber berita Park, Park, Wherever You May be.... : detik.com Silahkan mampir ke situs cara biar cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi Park, Park, Wherever You May be....

Berita bola : Kluivert Ungkap Alasan Tak Ikuti Van Gaal ke MU

Berita bola : Kluivert Ungkap Alasan Tak Ikuti Van Gaal ke MU

sumber berita Kluivert Ungkap Alasan Tak Ikuti Van Gaal ke MU : detik.com
Willemstad - Patrick Kluivert punya hubungan baik dengan Louis van Gaal. Oleh karenanya, ketika Van Gaal ditunjuk menjadi manajer Manchester United tahun lalu, sempat ada kabar bahwa dia akan ikut sang mentor ke Old Trafford.

Kluivert sudah mengenal Van Gaal sejak masih bermain untuk Ajax Amsterdam di pertengahan 1990-an. Ketika itu, Kluivert juga menjadi bagian tim Van Gaal yang sukses menjuarai Liga Champions tahun 1995.

Kluivert kemudian hengkang ke AC Milan pada 1997, namun berjumpa lagi dengan Van Gaal di Barcelona ketika pindah ke klub Catalan itu pada 1998.

Setelah pensiun pun, Kluivert masih menjalani karier yang tidak jauh-jauh dari Van Gaal. Dia sempat menjadi asisten Van Gaal di AZ pada 2008 dan ketika Van Gaal ditunjuk menjadi pelatih tim nasional Belanda pada 2012, Kluivert pun diangkut untuk menjadi asistennya juga.

Namun, hanya sampai timnas Belanda saja kebersamaan keduanya. Ketika Van Gaal ditunjuk menangani United, keduanya memilih untuk berpisah jalan.

Beberapa asisten Van Gaal --seperti pelatih kiper, Frans Hoek, dan pemantau tim lawan, Marcel Bout-- ikut serta pindah ke Manchester. Namun, Van Gaal menginginkan Ryan Giggs untuk menjadi asistennya, bukan Kluivert.

"Louis menginginkan Ryan Giggs untuk menempati posisi saya. Saya memahami keputusannya. Dia ingin seseorang yang paham betul dengan klub di posisi itu," ujar Kluivert kepada Guardian.Next

Silahkan mampir ke situs cara biar cepat hamil . Hatur nuhun anda sudah mengunjungi Kluivert Ungkap Alasan Tak Ikuti Van Gaal ke MU